Rabu, 15 Januari 2020

Embun Merah


Embun Merah
Karya : Raka Firmansyah


Dalam nanar tatapmu
Engkau bergeming
Memicing
Berpaling dalam hening

Dingin itu
Membunuh arloji hitam
Di tujuh belas detik
Persimpangan tanpa rambu

Bersama senyap
Kau mengayun angkuh hendak basahi tanah
Yang haus akan darah

Di tujuh detik terakhir
Engkau tak juga turun
Untuk berbagi kesejukan
Lalu hatiku mengumpat menyumpahimu

Sedetik kemudian
Aku mencibir
Mengutuk kepergian tanpa langkah ini

Di antara kabut pekat yang memudar
Kudapati kau mengelok berlenggok diri
Merah
Bersinar
Memekat
Seperti darah

Dua detik kemudian
Terbaca kata kalbuku
Desiran ketakutan

Lalu
Dalam sisa hening ini
Dingin itu berteriak
Keras sekali

Lurus !
Pikirkan !
Tentukan !
Ini adalah heningmu !
Perjuanganmu !
Darahmu !
Embun merahmu !

Kemudian bersama habisnya sunyi pagi itu
Bersama  irama merdu burung berbalas kicau
Aku pun mulai berlari